Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabat blogger yang insya Allah dirahmati oleh Allah S.W.T, di
postingan saya kali ini saya ingin membahas beberapa amalan yang dianjurkan
pada bulan suci ramadhan.
Tak terasa Ramadhan sudah berjalan 19 hari, tidak ada kata terlambat
untuk sebuah permulaan yang baik.
Langsung saja kita bahas yuk!
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah (2): 183]
Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan puasa
ramadhan sesuai sunnah rasul saw:
1. MENYEGERAKAN BERBUKA PUASA
Apabila telah datang waktu berbuka puasa, hendaklah
menyegerakan berbuka, karena didalamnya terdapat banyak kebaikan. Rosulullah
SAW bersabda :
“Manusia akan sentiasa berada dalam kebaikan selama
mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Berbuka puasa sebaiknya diawali dengan sesuatu yang
manis seperti yang di sunahkan oleh nabi, misalnya kurma.
“Apabila diantara kalian berpuasa, berbukalah dengan
kurma, jika tidak ada kurma, maka berbukalah dengan air, sebab air itu
suci”.
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu
Daud, Al-Baihaqi dan Al-Hakim. Menurut Al-Hakim, hadits ini shahih berdasarkan
kriteria persyaratan Imam Al-Bukhari.
2. MELAKSANAKAN MAKAN SAHUR
“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu
terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. MEMBACA AL-QUR’AN (TILAWAH)
Ayat Al-Qur’an diturunkan pertamakali pada bulan
Ramadhan. Maka tak heran jika Rasulullah SAW sering dan lebih banyak membaca
Al-Qur’an di bulan Ramadhan dibandingkan di bulan-bulan lain.
Imam Az-Zuhri berkata, “Apabila datang Ramadhan, maka
kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qur’an.” Bacalah dengan
tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah, kita
akan menjadi insan yang berkah.
Buatlah target untuk diri anda sendiri. Jika di
bulan-bulan lain kita khatam membaca Al-Qur’an dalam sebulan, maka misalnya di
bulan Ramadhan kita bisa memasang target dua kali khatam.
Lebih baik lagi jika ditambah dengan menghafal satu
juz atau surat tertentu. Hal ini bisa juga dijadikan program unggulan bersama
keluarga.
Berikut
akan saya bagikan trik untuk mengkhatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan :
1. Baca Qur’an sebanyak 4,5 – 5 halaman tiap kali kita
selesai sholat wajib.
Hitung2an kasarnya… 5 (saya ambil 5 halaman, agar mudah) * 5 (sholat waktu) * 30 = 750 halaman. Al Qur’an secara umum, terdiri dari sekitar 400-600 halaman. Berarti, dalam sebulan:
==untuk 400 halaman, kita hampir mengkhatamkan Al Qur’an sebanyak 2kali.
== untuk 600 halaman, kita telah membaca Qur’an sebanya 1,25kali.
Hitung2an kasarnya… 5 (saya ambil 5 halaman, agar mudah) * 5 (sholat waktu) * 30 = 750 halaman. Al Qur’an secara umum, terdiri dari sekitar 400-600 halaman. Berarti, dalam sebulan:
==untuk 400 halaman, kita hampir mengkhatamkan Al Qur’an sebanyak 2kali.
== untuk 600 halaman, kita telah membaca Qur’an sebanya 1,25kali.
2. Jika tidak bisa 5halaman sekaligus, bawa selalu Qur’an,
dan manfaatkan waktu-waktu luang anda. Misalnya:
== saat macet di jalan
== menunggu angkutan umum
== di dalam kendaraan umum
== dst
insya allah, bisa lebih banyak lagi halaman yg bisa dibaca…otomatis bisa lebih cepat mengkhatamkan Qur’an.
== saat macet di jalan
== menunggu angkutan umum
== di dalam kendaraan umum
== dst
insya allah, bisa lebih banyak lagi halaman yg bisa dibaca…otomatis bisa lebih cepat mengkhatamkan Qur’an.
3. (jika memungkinkan) Cari Al Qur’an yg dicetak per-juz.
Satu juz ~ 11 lembar ~ 22halaman. Gunakan
sistem target, 1 hari = 1 juz. Insya ALLOH dalam sebulan akan khatam juga.
Silakan gunakan metode yg cepat + tepat untuk mengkhatamkan Qur’an
4. MEMBERIKAN MAKANAN BERBUKA PUASA (ITH’AMU ATH-THA’AM)
“Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada
orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut,
tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu” (Shohih Nasa’i dan
Tirmidzi)
Amal ibadah mulia ini dapat Anda manfaatkan bersama
tetangga atau anak-anak yatim yang bermukim disekitar rumah Anda.
Memberikan makanan ini hanya satu contoh yang dapat
kita terapkan dalam hal berbagi rezki kepada sesama umat. Hal ini juga perlu
dibiasakan, agar setelah selesai bulan Ramadhan, hal ini tidak punah begitu
saja.
Seperti halnya pada H.R Tirmidzi :
“Sedekah
yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan”
5. BERDAKWAH
Jangan sia-siakan momen Ramadhan kali ini. Sepanjang
bulan Ramadhan kita punya kesempatan berdakwah karena pastinya suasana Ramadhan
sudah sangat terasa dimana-mana dan tiap orang siap menerima nasihat.
Dakwah tidak hanya dalam bentuk ceramah. Dakwah bisa
berbentuk seni seperti membuat tulisan-tulisan pada kaos atau yang lainnya.
Dalam suatu seminar yag pernah saya hadiri, sang ustadz mengatakan bahwa dakwah
adalah seni.
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang
menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang
munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung” (QS. Al-Imran[3] : 104)
Namun pastikan jika Anda memberi nasihat haruslah ada dalilnya. Sesuai
dengan sabda Rasulullah saw: “Barangsiapa menunjuki kebaikan, baginya pahala
sebagaimana orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang yang
mengamalkannya sedikitpun.”
6. SHALAT TAWAWIH (QIYAMUL RAMADHAN)
Ibadah sunnah yang khas di bulan Ramadhan adalah
shalat tarawih (qiyamul ramadhan). Dan yang paling penting diingat ialah shalat
tarawih dapat dilakukan dirumah sekalipun.
Rasulullah saw pernah merasa khawatir karena takut
shalat tarawih dianggap menjadi shalat wajib karena semakin hari semakin banyak
yang ikut shalat berjamaah di masjid sehingga beliau akhirnya melaksanakan
shalat tarawih sendiri di rumah.
7. I’TIKAF
Inilah amaliyah ramadhan yang selalu dilakukan
Rasulullah saw. I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribada
kepada Allah swt. Abu Sa’id Al-khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah
beri’tikaf pada awal Ramadhan, pertengahan Ramadhan, dan paling sering di 10
hari terakhir bulan Ramadhan.
Sayangnya, ibadah ini dianggap
berat oleh kebanyakan orang Islam, jadi sedikit yang mengamalkannya. Hal ini
dikomentari oleh Imam Az-Zuhri, “Aneh benar keadaan orang Islam, mereka
meninggalkan i’tikaf padahal Rasulullah tidak pernah meninggalkannya sejak
beliau datang ke Madinah sampai beliau wafat.”
8. LAILATUL QADAR
Ada bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa:
lailatul qadar, malam yang penuh berkah. Malam itu nilainya sama dengan seribu
bulan. Rasulullah saw. amat menjaga-jaga untuk bida meraih lailatul qadar.
Maka, Beliau menyuruh kita mencarinya di malam-malam ganjil pada 10 hari
terakhir bulan Ramadhan. Bahkan Allah membuatkan
surat khusus dalam AlQur’an yaitu surah Al Qadr.
Kenapa? Karena, “Barangsiapa yang shalat pada malam
lailatul qadar berdasarkan iman dan ihtissab, maka Allah akan mengampuni
dosa-dosanya yang telah lalu.” Begitu kata Rasulullah saw. yang diriwayatkan
oleh Bukhari dan Muslim. Bahkan, untuk mendapatkan malam penuh berkah itu,
Rasulullah saw. mengajarkan kita sebuah doa, “Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul
‘afwa fa’fu ‘annii.” Ya Allah, Engkaulah Pemilik Ampunan dan Engkaulah Maha
Pemberi Ampun. Ampunilah aku.
9. UMRAH
Jika Anda punya rezeki cukup, pergilah umrah di bulan
Ramadhan. Karena, pahalanya berlipat-lipat. Rasulullah SAW. berkata kepada Ummu
Sinan, seorang wanita Anshar, agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia
melakukan umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw.
(HR. Bukhari dan Muslim)
10. BERTAUBAT
Selama bulan Ramadhan, Allah SWT membukakan pintu
ampunan bagi seluruh hambanya. Karena itu, bulan Ramadhan adalah kesempatan
emas bagi kita untuk bertaubat kembali ke fitrah kita.
11. ZAKAT FITRAH
Zakat fitrah wajib dibayarkan sebelum hari Ramadhan
berakhir oleh umat Islam, baik lelaki-perempuan, dewasa maupun anak-anak.
Tujuannya untuk mensucikan orang yang melaksanakan puasa dan untuk membantu
fakir miskin.
Besar zakat yang dikeluarkan menurut para
ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1
mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau
yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki)
Itulah beberapa amalan ibadah mulia yang diajarkan
oleh Nabi besar kita Rasulullah SAW pada bulan Ramadhan. Semoga kita dapat
mengerjakan semua amalan ibadah tersebut dengan niat ikhlas dan mengharap ridho
HANYA dari Allah SWT. Amiin.
Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh
sumber : http://blog.lazada.co.id/10-amal-ibadah-pada-bulan-puasa-ramadhan-sesuai-sunnah-rasul-saw/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar